ringkasa kimia organik
LAPORAN
HASIL RESUME KIMIA ORGANIK
Dosen pengampu:
Rossi Prabowo,s.si.M.si.
Di susun
oleh:
MUHAMMAD ALI RIF’AN (154010059)
Fakultas Pertanian
UNIVERSITAS
WAHID HASYIM SEMARANG
KARBOHIDRAT
Dr. HALOMOAN HUTAGALUNG
A) Bagian Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran
Universitas Sumatera Utara
Karbohidrat atau Hidrat Arang
adalah suatu zat gizi yang fungsi utamanya sebagai penghasil energi, dimana
setiap gramnya menghasilkan 4 kalori. Secara umum definisi karbohidrat adalah
senyawa organik yang mengandung atom Karbon, Hidrogen dan Oksigen, dan pada
umumnya unsur Hidrogen dan oksigen dalam komposisi menghasilkan H2O.
Klasifikasi Karbohidrat yang
terdapat pada makanan dapat dikelompokkan:
1) Available Carbohydrate (Karbohidrat yang
tersedia), yaitu karbohidrat yang dapat dicerna,diserap serta dimetabolisme
sebagai karbohidrat.
2) Unvailable Carbohydrate (Karbohidrat yang
tidak tersedia) Yaitu karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisa oleh enzim-enzim
pencernaan manusia, sehingga tidak dapat diabsorpsi.
Penggolongan karbohidrat yang
paling sering dipakai dalam ilmu gizi berdasarkan jumlah molekulnya.
1) Monosakarida Heksosa (mengandung 6 buah
karbon) -Glukosa -Fruktosa -Galaktosa Pentosa (mengandung 5 buah karbon)
-Ribosa -Arabinosa -Xylosa
2). Disakarida -Sukrosa -Maltosa -Laktosa
3). Polisakarida -Amilum -Dekstrin
-Glikogen -Selulosa .
Dalam Ilmu Gizi hanya ada tiga
jenis monosakarida yang penting yaitu, glukosa, fruktosa dan galaktosa.
.Disakarida Merupakan gabungan
antara 2 (dua) monosakarida, pada bahan makanan disakarida terdapat 3 jenis
yaitu sukrosa, maltosa dan laktosa.
Sukrosa adalah gula yang kita
pergunakan sehari-hari, sehingga lebih sering disebut gula meja (table sugar)
atau gula pasir dan disebut juga gula invert. Dengan Jodium amilum akan berubah
menjadi warna biru.
Amilum terdiri dari 2 fraksi (dapat dipisahkan
dengan air panas):
1. Amilosa -larut dengan air panas -mempunyai struktur rantai
lurus
2. Amilopektin
-tidak larut dengan air panas -mempunyai sruktur rantai bercabang.
Di dalam Ilmu Gizi ada 3 (tiga)
jenis yang ada hubungannya yaitu amilum, dekstrin, glikogen dan selulosa.
-) Amilum (zat pati) Merupakan sumber energi
utama bagi orang dewasa di seluruh penduduk dunia.
-) Glikogen merupakan "pati hewani",
terbentuk dari ikatan 1000 molekul, larut di dalam air (pati nabati tidak larut
dalam air) dan bila bereaksi dengan iodium akan menghasilkan warna merah.
-) Selulosa berfungsi sebagai sumber serat yang
dapat memperbesar volume dari faeses, sehingga akan memperlancar defekasi.Tanpa
adanya serat, mengakibatkan terjadinya konstipasi (susah buang air besar),
haemorrhoid (ambeyen), divertikulosis, kanker pada usus besar, appendicitis,
diabetes penyakit jantung koroner dan obesitas.
Fungsi serat:
a). Mencegah Penyakit Jantung Koroner
Kolesterol telah lama diduga sebagai penyebab terjadinya aterosklerosis yang akhirnya
berakibat timbulnya penyakit jantung koroner.
b). Mencegah kanker pada usus besar.
c). Mencegah penyakit.
d). Mencegah penyakit diverticular. penyakit
"divertikular", yaitu penonjolan bagian luar usus berbentuk bisul
yang kadang-kadang disertai peradangan yang dapat menimbulkan infeksi.
e). Mencegah kegemukan dengan adanya serat.
maltase maltosa 2 (dua) molekul glukosa laktase laktosa galaktosa dan glukosa sukrase sukrosa fruktosa dan glukosa
Glukosa dan galaktosa memasuki
aliran darah dengan jalan transfer aktif, sedangkan fruktosa dengan jalan
difusi. Berdasarkan urutan, yang paling cepat di absorpsi adalah galaktosa, glukosa
dan terakhir fruktosa.
B) Perubahan karbohidrat di dalam
tubuh
Asam pyruvat dapat segera diolah
lebih lanjut dalam suatu proses pada "lingkaran Krebs". Dalam proses
siklis ini dihasilkan CO2 dan H2O dan terlepas energi dalam bentuk persenyawaan
yang mengandung tenaga kimia yang besar yaitu ATP (Adenosin Triphosphate). ATP
ini mudah sekali melepaskan energinya sambil berubah menjadi ADP (Adenosin
Diphos phate). Sebagian dari asam piruvat dapat diubah menjadi "asam
laktat”. Insulin juga merangsang glukoneogenesis, yaitu mengubah lemak atau protein menjadi glukosa.
Kekurangan vitamin B1 akan
menyebabkan terhambatnya enzim-enzim dekarboksilase, sehingga asam piruvat dan
asam laktat tertimbun di dalam tubuh. Penyakit yang ditimbulkan akibat
defisiensi vitamin B1 itu dikenal sebagai penyakit beri-beri.
Fungsi Karbohidrat mempunyai peranan penting dalam
menentukan karakteristik bahan makanan, seperti rasa, warna dan tekstur.Fungsi
karbohidrat di dalam tubuh adalah:
1). Fungsi utamanya sebagai sumber enersi
2). Melindungi protein agar tidak dibakar sebagai penghasil
enersi.
3). Membantu metabolisme lemak dan protein
dengan demikian dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang
berlebihan.
4). Di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik
tertentu.
5). Beberapa jenis karbohidrat mempunyai
fungsi khusus di dalam tubuh. Laktosa misalnya berfungsi membantu penyerapan
kalsium. Ribosa merupakan merupakan komponen yang penting dalam asam nukleat.
6). Selain itu beberapa golongan karbohidrat
yang tidak dapat dicerna, mengandung serat (dietary fiber) berguna untuk
pencernaan, memperlancar defekasi.
produksi dalam jumlah besar akan
teljadi penumpukan keton bodies di dalam darah dan mengakibatkan terjadinya
ketosis. Jika asupan karbohidrat rendah, tubuh akan memecah asam amino untuk
menghasilkan enersi dan mensintesa glukosa tubuh, sehingga jaringan yang
membutuhkan gula ini akan mampu menjalankan fungsinya. Gejala yang timbul
akibat asupan karbohidrat yang rendah adalah fatique, dehidrasi, mual, nafsu
makan berkurang, dan tekanan darah kadang-kadang turun dengan mendadak sewaktu
bangkit dari posisi berbaring (hipotensi ortostatik). Sumber utama karbohidrat
yang dapat di cerna berasal dari nabati. Makanan yang berasal dari tanaman ini
juga merupakan satu-satunya sumber serat. Makanan yang berasal dari hewan yang
mengandung karbohidrat dalam jumlah cukup banyak adalah susu, tiram dan
hati.
Comments
Post a Comment